Langsung ke konten utama

Jadilah Konselor Profesional Hindari Perilaku melanggar kode etik profesi Konseling

Saya terpanggil untuk menulis tentang hal tersebut karena mengalami langsung

Bagaimana diperlakukan kurang baik atau tidak dipercaya untuk bisa duduk bersilaturahmi dengan seorang anak didik yang telah membully secara fisik anak kandung saya

Mereka pendidik di sekolah anak saya, amat sangat takut, jika saya menemui anak yang membully anak saya, maka saya akan berubah menjadi murka, marah atau ganas.

Ya..,walau amanah yang disampaikan oleh suami saya sebagai ayah dari anak saya bilang, tolong temui anak laki-laki yang membully fisik anak kita dan harus marah.

Saya tetap tidak bisa marah, karena saya paham.., apa benar setelah saya marah, ia akan menjadi sadar akan kesalahannya, betapa bahayanya hal yang telah dilakukan kepada anak saya.

Tidak ada jaminan dia akan sadar, jika dia hanya merasa takut saja kepada kita lalu di belakang kita dia melakukan kesalahan yang sama bahkan berulangkali. Maka bagaimana..

Mungkin pendidik disekolah dasar anak saya mengira konselor sekolah adalah tukang marah tukang kasar tukang penghukum sehingga saya yg sebagai konselor TDK diperbolehkan bertemu dengan pembully

Padahal kami Konselor sudah disumpah tidak akan melakukan kekerasan baik beruba bullying verbal psikologis dan fisik kepada anak didik atau kepada klien

Dan kami taat dengan kode etik profesi Konseling.

Mohon kepada para konselor, yuk lakukan tugas profesi dengan penuh rasa sadar kode etik
,Sehingga profesi konseling ini di hargai dikenal bermartabat dan tidak diremehkan oleh profesi lainnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penelitian GEAS

  Gambar peta diatas adalah gambar yang menjelaskan dimana saja penelitian sedang dilakukan Hallo teman-teman Assalamualaikum, salam sejahtera untuk kita semua  Tabik Pun..!Semoga nanti kalian semua lulus 100% Aamiin Apa itu GEAS? Global Early Adolescent Study atau biasa di singkat GEAS adalah sebuah penelitian untuk melihat kemampuan dan pengetahuan remaja usia SMP terkait Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas. Penelitian ini diusung oleh WHO dan Johns Hopkins yang dilakukan di 5 benua di dunia dan di beberapa negara termasuk Indonesia.  Di Indonesia, Penelitian GEAS dilakukan oleh Rutgers WPF Indonesia bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM). Penelitian GEAS Hanya dilakukan di 3 kota besar, yaitu Kota Bandar Lampung, Semarang, dan Denpasar. Dan untuk kota Bandar Lampung Penelitan GEAS dilakukan di Sekolah kita UPT SMPN 25 Bandar Lampung, SMPN 22 Bandar Lampung dan SMPN 13 Bandar Lampung bekerjasama dengan Rutgers WPF Indonesia , Universitas Gajah Mada (UGM), Perk...

Mengenalkan Profil Pelajar Pancasila dalam Pelayanan Konseling

  Mengenalkan Profil Pelajar Pancasila dalam Pelayanan Konseling   Pelajar atau Peserta Didik adalah aset negara yang sangat berharga. Mereka nantinya adalah para pemimpin di masa yang akan datang. Nama saya Lulu Yudhisinta Nuranggeraini. Pekerjaan saya adalah seorang Konselor di sekolah dan Konselor untuk masyarakat. Secara kedinasan saya bekerja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 25 Bandar Lampung. Tugas kami adalah memberikan Pelayanan Konseling kepada Peserta Didik agar dapat mengenal, memahami diri serta mengoptimalkan potensi. Tidak banyak yang mengetahui tentang profesi pekerjaan kami. Konselor di sekolah dulu di sebut sebagai Guru Bimbingan Konseling, sejalan dengan kemajuan Profesi Konseling maka saat ini dianjurkan untuk disebut sebagai konselor.   Penulisan konselor memiliki dua jenis, konselor dengan penulian huruf “k” kecil menandakan ia adalah konselor yang telah menempuh pendidikan akhir Strata 1 Bimbingan Konseling. sedangkan penulisan Konselor d...

Senangnya belajar di sekolah "Pertemuan Tatap Muka"

Assalamualaikum wr.wb Kepada yang terhormat orang tua wali murid yang sangat kami banggakan. Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca pesan ini. Belajar adalah hal yang wajib untuk peserta didik, bernilai ibadah jika diniatkan untuk beribadah. Kami sangat senang dengan anak yang mau mempersiapkan hari pertama masuk sekolah sebaik mungkin. Sangat antusias, bersemangat untuk datang hadir disekolah. Hal tersebut pasti dikarenakan pendampingan yang telah ibu bapak lakukan sebagai orang tua / wali. Namun ada juga sebagian anak - anak yang menghindari datang ke sekolah.  Dengan alasan takut berbicara kepada pendidik di sekolah (guru-guru dan wali kelas). Atau takut datang kesekolah karna belum selesai mengerjakan tugas yang harus dibawa ke sekolah. Lalu.., sebagai orang tua atau wali, apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi.. Pasti bapak ibu sudah tau apa yang akan dilakukan, untuk mencegah hal tersebut terjadi. Saya hanya menambahkan sedikit saja. Bahwa ji...