Langsung ke konten utama

Kegiatan Keren Anak SPANDALA

Hallo Teman setia pembaca blog Lulu Ihza



Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca info terkini terkeren SPANDALA

Satu bulan yang lalu sekolah kita SMPN 25 BANDAR LAMPUNG bekerjasama dengan YAYASAN SEJIWA

kerjasama apa yang telah dilakukan, berikut dokumentasi kegiatan yang bisa teman - teman lihat

Diatas adalah beberapa sesi kegiatan workshop yang telah dilakukan dengan antusias oleh peserta workshop

Kegiatan workshop ini bagian dari riset Young and Resilient Research Centre, Western Sydney University yg diselenggarakan di 4 negara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam). 

Yayasan SEJIWA menjadi penyelenggara workshop untuk wilayah Indonesia, yang alhamdulillah didukung oleh beberapa sekolah untuk mengikutsertakan anak-anak peserta didik.

Peserta workshop adalah beberapa sekolah dari beberapa daerah di Indonesia

Ada yang dari daerah Jakarta, Bandung, Tangerang, Bandar Lampung, Kediri, dan Ambon.

Pokoknya Alhamdulillah kegiatan bisa terselenggara karena didukung juga oleh sekolah  keren kita SPANDALA 

Teman pembaca setia blog Lulu share juga bisa menikmati ilmu yang berkaitan dengan aman berinternet yang tersaji dalam website beinternetawesom.

Website tersebut dibuat oleh google Indonesia untuk kita semua, anak, remaja, pendidik dan orang tua.

Oh ya ada juga games keren didalam website tersebut, kita bisa bermain games tapi secara tidak langsung mendapatkan ilmu.

Yuk kita melakukan literasi digital dengan membaca, memahami semua yang ada di dalam website tersebut.

https://beinternetawesome.withgoogle.com/id_id/

Bagi teman pendidik, di website terdapat modul kurikulum berinternet, bisa di down load, karena ada slide power point dan bahan ajar, sangat membantu memudahkan, teman - teman berinteraksi dengan peserta didik

Keren kan website beinternetawesom

Terimakasih yayasan sejiwa, senang berkerjasama dengan yayasan SEJIWA



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenalkan Profil Pelajar Pancasila dalam Pelayanan Konseling

  Mengenalkan Profil Pelajar Pancasila dalam Pelayanan Konseling   Pelajar atau Peserta Didik adalah aset negara yang sangat berharga. Mereka nantinya adalah para pemimpin di masa yang akan datang. Nama saya Lulu Yudhisinta Nuranggeraini. Pekerjaan saya adalah seorang Konselor di sekolah dan Konselor untuk masyarakat. Secara kedinasan saya bekerja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 25 Bandar Lampung. Tugas kami adalah memberikan Pelayanan Konseling kepada Peserta Didik agar dapat mengenal, memahami diri serta mengoptimalkan potensi. Tidak banyak yang mengetahui tentang profesi pekerjaan kami. Konselor di sekolah dulu di sebut sebagai Guru Bimbingan Konseling, sejalan dengan kemajuan Profesi Konseling maka saat ini dianjurkan untuk disebut sebagai konselor.   Penulisan konselor memiliki dua jenis, konselor dengan penulian huruf “k” kecil menandakan ia adalah konselor yang telah menempuh pendidikan akhir Strata 1 Bimbingan Konseling. sedangkan penulisan Konselor d...

Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 11 2024

Lokakarya Orientasi PGP Angkatan 11 2024 Hari ini Sabtu 22 Juni 2024  adalah hari yang istimewa karena untuk yang pertama kali, pengajar praktik bisa bertemu dengan para CGP  Rasanya senang sekali, Selamat datang Teman-teman belajar yang hebat, terimakasih sudah mau belajar dengan penuh semangat dari pagi sampai sore di SMP Xaverius 4  Semoga disetiap sesi dapat menambah ilmu dan wawasan serta pengalaman, dan ingat selalu membuat tulisan refleksi 

3.3.a.10.1. Forum Berbagi Aksi Nyata - Pengelolaan Program Yang Berdampak Pada Murid

 Lulu Yudhisinta Nuranggeraini., Kos CGP Angkatan 2 Kota Bandar Lampung   Fasilitator: Mahmun Zulkifli., M.Pd Pengajar Praktik: Yulia Budiarti., S.Pd   Sekolah memiliki banyak aset yang dapat digunakan salah satunya adalah aset manusia dan aset sosial , didalam kehidupan sehari – hari masyarakat sekolah dihadapkan dengan rutinitas yang membuat psikologi diri terpancing melaksankan hal yang tidak seharusnya dilakukan. Sebagai seorang pendidik kita mendapatkan amanah untuk menuntun peserta didik untuk mendapatkan kebahagiaan. Mewujudkan pembelajaran yang mendorong well-being pada ekosistem sekolah. Dan kebahahagiaan akan terjadi ketika kita memiliki mental yang sehat. Seperti juga fisik kesehatan mental merupakan aset yang harus dijaga dengan baik, karena kita sebagai individu tidak bisa mengelola dengan baik maka manusia amat mudah menjadi sosok yang kurang humanis, bekerja atau belajar kurang maksimal, dan kurang produktif. Untuk itu penulis merencanakan, menjal...