Langsung ke konten utama

Praktik Baik Dikelas konseling

Hallo teman-teman senasib seperjuangan, ijinkan saya berbagi secuil praktik baik yang sudah kami lakukan didalam kelas bersama dengan peserta didik tercinta. Semoga dapat bermanfaat menambah referensi bagi teman-teman.

Kegiatan Rutin Praktik Baik yang telah kami lakukan adalah pembiasaan pagi yaitu, :

  1. mengaji tiga ayat secara bergantian, saling menyimak dan menkoreksi bacaan teman yang sedang mengaji, 
  2. berdoa bersama,
  3. menyanyikan lagu indonesia raya secara bersama, di pimpin oleh peserta didik sebagai dirigen, hal ini dilakukan secara bergantian atau bergilir, 
  4. kemudian mengucapkan pancasila dilakukan oleh dirigen diikuti oleh seluruh peserta didik di kelas dan yang terakhir melaksanakan 
  5. Mindfullness yaitu berlatih bernafas dengan kesedaran penuh, disini kini memperhatikan dan mendengarkan suara nafas yang dihirup dan suara nafas yang di hembuskan, mensyukuri semua yang Allah berikan

Kemudian bentuk pembelajaran yang kami lakukan adalah menggunakan strategi home room dengan mensetting tempat duduk berbentuk setengah U , peserta didik duduk dengan jarak sesuai protokel kesehatan, kegiatan yang kami lakukan di kelas diadopsi dari kegiatan konseling kelompok, dimana konselor bertindak sebagai fasilitator dan juga leader untuk proses belajar, hal yang diadopsi adalah tahapan bimbingan kelompok dan kesepakatan bersama untuk saling menghargai perbedaan, sportif, belajar mengeluarkan pendapat (yang dipikirkan atau yang dismrasakan), menjadi pendengar aktif, berempati, bersifat sukarela. dengan dicampur sedikit sentuhan games jika melihat peserta didik kurang bersemangat atau merasa bosan.

Karena kerjasama dengan mitra Sekolah kita mempelajari tentang kesehatan mental, cita-cita dan kesehatan reproduksi dalam buku modul, maka kami mempersilahkan peserta didik memilih mana topik yang sangat urgen atau penting menjadi prioritas untuk dipelajari terlebih dahulu.

Setelah menemukan topik yang paling banyak disukai atau dipilih peserta didik, maka konselor mempersilahkan peserta didik membaca satu paragraf isi materi, kemudian konselor akan mempersilahkan peserta didik bertanya atau menanggapi atau berbagi pengalaman dan cerita, setelah itu konselor memberikan penjelasan tambahan.

Diakhir kegiatan, konselor meminta peserta didik menuliskan hal baru apa yang dipelajari dan berkesan bagi peserta didik, apa kesimpulan yang dipetik atau dipelajari oleh peserta didik.

Konselor juga memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya mengevaluasi apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang kurang dipahami. Hasilnya Alhamdulillah respon peserta didik amat positif, berikut dokumentasi skreen shoot dan foto yang penulis ambil dari kelas konseling. 

Hal positif dari kegitan belajar di kelas ini adalah, membuat peserta didik yang tadinya diam membisu menjadi berani aktif berbicara serta tumbuh rasa percaya diri dari diri mereka. Mereka merasa nyaman berbicara mengeluarkan apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka rasakan. walau terkadang hal ini tidak di sadari oleh peserta didik. Mereka merasa seperti  bermain, tidak belajar padahal mereka sedang belajar

 







 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penelitian GEAS

  Gambar peta diatas adalah gambar yang menjelaskan dimana saja penelitian sedang dilakukan Hallo teman-teman Assalamualaikum, salam sejahtera untuk kita semua  Tabik Pun..!Semoga nanti kalian semua lulus 100% Aamiin Apa itu GEAS? Global Early Adolescent Study atau biasa di singkat GEAS adalah sebuah penelitian untuk melihat kemampuan dan pengetahuan remaja usia SMP terkait Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas. Penelitian ini diusung oleh WHO dan Johns Hopkins yang dilakukan di 5 benua di dunia dan di beberapa negara termasuk Indonesia.  Di Indonesia, Penelitian GEAS dilakukan oleh Rutgers WPF Indonesia bekerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM). Penelitian GEAS Hanya dilakukan di 3 kota besar, yaitu Kota Bandar Lampung, Semarang, dan Denpasar. Dan untuk kota Bandar Lampung Penelitan GEAS dilakukan di Sekolah kita UPT SMPN 25 Bandar Lampung, SMPN 22 Bandar Lampung dan SMPN 13 Bandar Lampung bekerjasama dengan Rutgers WPF Indonesia , Universitas Gajah Mada (UGM), Perk...

Mengenalkan Profil Pelajar Pancasila dalam Pelayanan Konseling

  Mengenalkan Profil Pelajar Pancasila dalam Pelayanan Konseling   Pelajar atau Peserta Didik adalah aset negara yang sangat berharga. Mereka nantinya adalah para pemimpin di masa yang akan datang. Nama saya Lulu Yudhisinta Nuranggeraini. Pekerjaan saya adalah seorang Konselor di sekolah dan Konselor untuk masyarakat. Secara kedinasan saya bekerja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 25 Bandar Lampung. Tugas kami adalah memberikan Pelayanan Konseling kepada Peserta Didik agar dapat mengenal, memahami diri serta mengoptimalkan potensi. Tidak banyak yang mengetahui tentang profesi pekerjaan kami. Konselor di sekolah dulu di sebut sebagai Guru Bimbingan Konseling, sejalan dengan kemajuan Profesi Konseling maka saat ini dianjurkan untuk disebut sebagai konselor.   Penulisan konselor memiliki dua jenis, konselor dengan penulian huruf “k” kecil menandakan ia adalah konselor yang telah menempuh pendidikan akhir Strata 1 Bimbingan Konseling. sedangkan penulisan Konselor d...

Senangnya belajar di sekolah "Pertemuan Tatap Muka"

Assalamualaikum wr.wb Kepada yang terhormat orang tua wali murid yang sangat kami banggakan. Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca pesan ini. Belajar adalah hal yang wajib untuk peserta didik, bernilai ibadah jika diniatkan untuk beribadah. Kami sangat senang dengan anak yang mau mempersiapkan hari pertama masuk sekolah sebaik mungkin. Sangat antusias, bersemangat untuk datang hadir disekolah. Hal tersebut pasti dikarenakan pendampingan yang telah ibu bapak lakukan sebagai orang tua / wali. Namun ada juga sebagian anak - anak yang menghindari datang ke sekolah.  Dengan alasan takut berbicara kepada pendidik di sekolah (guru-guru dan wali kelas). Atau takut datang kesekolah karna belum selesai mengerjakan tugas yang harus dibawa ke sekolah. Lalu.., sebagai orang tua atau wali, apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi.. Pasti bapak ibu sudah tau apa yang akan dilakukan, untuk mencegah hal tersebut terjadi. Saya hanya menambahkan sedikit saja. Bahwa ji...